All for Joomla All for Webmasters

Pengolahan Abon Sebagai Salah Satu Inovasi Usaha untuk Meningkatkan Nilai Jual Daging

Abon merupakan salah satu jenis  makanan awetan yang berasal dari daging hewan (sapi, ayam, Ikan dll) yang disuwir halus dan telah ditambahkan bumbu lalu digoreng, makanan asli Indonesia ini dapat disimpan berbulan-bulan hal ini dikarenakan bahan campuran (bumbu) dari abon ini banyak mengandung bahan alami pengawet sebut saja lengkuas, kunir, dll, abon berbentuk serat-serat yang mengering biasanya berwarna coklat terang atau kehitaman (tergantung bahan daging dan proses pengolahannya),

yang umum digunakan adalah daging sapi, kambing, kerbau, ayam, bebek, dan berbagai jenis ikan seperti : ikan lele, ikan mujair, ikan bandeng, ikan tongkol, dll, di China, abon yang paling lazim adalah abon yang terbuat dari daging babi yang disebut Chousong, selain menggunakan bahan utama daging biasanya untuk menghemat biaya produksi biasanya abon daging dicampurkan dengan parutan kelapa ataupun nangka muda, dimana hal ini dilakukan oleh beberpa produsen abon dikarenakan harga daging sapi yang tinggi

Di Indonesia sendiri abon sering dimakan sebagai pendamping nasi yaitu dengan cara ditaburkan diatas nasi,.selain rasanya yang gurih dan nikmat abon juga cukup menyehatkan dikarenakan nilai gizi yang terkandung dalam daging / ikan pada abon.

Pengolahan Abon
Pada dasarnya pengolahan abon dibagi menjadi beberapa proses yaitu :

Proses mengukus daging / ikan
Daging / ikan dikukus berguna agar daging / ikan menjadi empuk dan memudahkan dalam proses menyuir. Dalam proses pengukusan agar daging leih empuk disarankan mengunakan Mesin Presto dengan tekanan yang tinggi

Mesin Presto Tulang Lunak
Mesin Presto

Menyuwir daging / ikan
Menyuwir adalah proses dimana daging / ikan dicabik-cabik hingga berbentuk menyerupai serabut. Proses ini berguna untuk mendapatkan tekstur abon yang lembut dan berguna agar bumbu cepat menyerap ke daging / ikan

Mesin Suir Daging Alat Suir Daging
Mesin Suir Daging

Dalam proses menyuir daging  dapat menggunakan Mesin Suir Daging sehingga mempermudah dan mempercepat proses penyuiran daging

Proses mencampur bumbu daging/ikan dan menggoreng (pematangan)
Daging dicampur dengan bumbu garam dan rempah-rempah ditumis menggunakan minyak, setelah itu dicampurkan dengan suiran daging, dalam proses ini mencampur bahan sekaligus menggoreng (mematangkan) bahan oleh karena itu dibutuhkan tenaga yang lebih karena pengadukan dilakuan terus-menerus agar abon tidak gosong, oleh karena itu untuk memperingan pekerjaan dibutuhkan mesain/alat berupa Mixer & Penggorengan abon

Mixer Abon
Mixer & Penggorengan Abon

Proses penirisan
Proses ini adalah proses untuk menghilangkan kadar minyak dalam abon yang sudah digoreng, pada dasarnya dibutuhkan penirisan yang cepat sehingga produk masih hangat dan renyah saat dikemas, pleh karena itu dibutuhkan sebuah alat/Mesin khusu untuk meniriskan minyak secara cepat yaitu Mesin Peniris Minyak atau yang biasa disebut Spinner


Mesin Peniris Minyak (Spinner)

Proses packaging
jika abon dibuat hanya untuk tujuan konsumsi pribadi, abon cukup ditaruh di dalam toples saja. Tetapi jika untuk tujuan komersil (industry abon) perlu dikemas sedemikian rupa agar abon dapat tahan lama , menarik dan tidak mudah bau, dan mesin packaging ini ada yang berupa manual selaer saja seperti : Hand Sealer, Pedal Sealer & Coutinue Seale, namun bila berupa industri besar dan memiliki kapasitas produksi yang tinggi dibutuhkan mesin sealer yang otomatis seperti Automatic Vertikal Sealer

nah itulah dasar-dasar pengolahan daging menjadi abon, dan dikarenakan harga daging yang mahal dan tidak stabil dipasaran (daging sapi khusunya), biasanya para peluku usaha pengolahan abon ini menyiasatinya dengan dicampukan dengan nangka muda, parutan kelapa maupun dengan daging ayam yang lebih murah sehingga memiliki nilai yang tinggi

 

#semoga bermanfaat