All for Joomla All for Webmasters

Alat-Alat Pendukung Usaha Keripik Singkong

 

Keripik singkong merupakan jajanan yang cukup terkenal dan merakyat di Indonesia. Dahulu keripik singkong cenderung identik dengan rasa manis atau asin, namun dalam perkembangannya keripik singkong sudah mengalami banyak perkembangan terutama dalam hal rasa, dan ini membuat keripik singkong menjadi produk yang semakin banyak digemari masyarakat dan mulai dilirik oleh para pelaku usaha kuliner untuk memulai atau mengembangkan bisnis kulinernya.

Pada artikel ini kami tidak akan menjelaskan tentang resep membuat keripik singkong, namun hanya ingin sedikit membahas tentang proses pembuatan keripik singkong dan alat-alat apa saja yang diperlukan dalam proses pembuatan dalam skala industri, yang diperuntukan untuk tujuan bisnis. Selain mengetahui proses pembuatan yang benar, peralatan yang tepat juga menjadi kunci utama untuk para pelaku bisnis kuliner dalam menjalankan bisnis kulinernya karena hal ini juga akan berkaitan terhadap pertimbangan efisiensi bisnis dalam hal waktu, tenaga dan biaya.

1.Pemilihan bahan.

Pemilihan bahan, baik bahan baku maupun material peralatan menjadi hal utama dalam pembuatan suatu produk yang baik.

  • Dalam pemilihan bahan baku anda bisa memilih singkong yang masih segar dan yang kulitnya masih menempel serta anda perlu perhatikan pangkal singkong tersebut, untuk singkong yang masih segar biasanya pada pangkal, daging singkong masih berwarna putih dan tidak terdapat garis biru kehitaman.
  • Dalam pemilihan material peralatan diutamakan memilih material yang minimal berbahan stainless steel untuk menghindari terjadinya karatan pada peralatan, terutama bagian alat yang mengalami kontak dengan bahan baku.

2.Proses pemotongan.

Untuk mendapatkan keripik yang renyah singkong lebih baik dipotong tipis antara 2-3 mm. Dalam proses ini anda bisa menggunakan mesin perajang vertical atau mesin perajang horizontal dikarenakan selain untuk mendapat tingkat konsistensi tebal potongan singkong yang sama, menggunakan mesin tersebut juga dapat menghemat waktu dan tenaga anda lebih banyak jika dibandingkan dengan anda harus memotong manual menggunakan pisau.

3.Proses menggoreng.

Dalam proses menggoreng anda dapat menggunakan panci penggorengan biasa berukuran besar atau menggunakan deep fryer untuk mendapatkan hasil menggoreng yang lebih merata.

4.Proses penirisan minyak.

Deoil machine atau biasa disebut spinner menjadi pilihan utama anda dalam melakukan proses ini, karena dengan menggunakan alat ini keripik minyak tidak akan sempat mengendap di dalam keripik sehingga produk keripik menjadi lebih renyah karena tingkat kekeringannya yang tinggi.

5.Proses membumbu

Proses membumbui dapat dilakukan dengan menaruh produk kedalam suatu wadah lalu dicampur dengan bumbu dan diaduk secara manual menggunakan tangan atau dengan mengguncang-guncangkan produk, namun untuk menghemat waktu anda bisa menggunakan hexagonal mixer dikarenakan daya tampung mesin yang cukup besar.

6.Proses pengemasan

Kemasan yang baik selain dapat memperpanjang umur produk anda dan djuga dapat meningkatkan nilai jual produk anda. Maka pilihlah bahan kemasan yang tepat dan buatlah desain kemasan yang menarik.

Jika anda menggunakan kemasan berupa plastic atau alumunium foil anda bisa menggunakan hand sealer, jika anda mempunyai kocek yang lebih anda bisa memilih  continuous sealer sebagai alat pengemasan anda, karena selain lebih cepat continuous sealer biasanya disertai dengan feature untuk mencantumkan tanggal kadaluarsa produk anda.